Anak Mengalami Menstruasi Pertama? Beritahukan Hal Penting Ini

Maret 21, 2021


 

Puncak dari masa pubertas adalah ketika mengalami menstruasi pertama (menarche). Meskipun terasa nyeri tapi menstruasi adalah hal istimewa bagi anak perempuan karena menandakan bahwa ia telah beranjak dewasa. Karena baru pertama kali mengalaminya pasti ia akan bingung bagaimana cara menghadapi menstruasi pertama.

Menstruasi adalah hal yang sangat normal terjadi pada anak perempuan ketika memasuki masa pubertas. Biasanya seorang gadis akan mendapatkan haid pertamanya ketika berusia 11-14 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan ada yang terlambat bahkan terlalu dini mendapatkan menstruasi pertama.

Sebagai orang tua terutama seorang ibu pastinya sangat senang bila anaknya sudah mendapatkan haid pertamanya. Bahkan nih saking senangnya ada orang tua yang mengadakan syukuran haid pertama buat anaknya loh.

Tanda-tanda Menjelang Menstruasi Pertama

Pada umumnya  ciri-ciri anak akan mengalami menstruasi pertama yaitu ditandai dengan keputihan. Tidak perlu risau bunda karena keputihan ini adalah hal yang wajar. Bahkan ada beberapa perubahan lain yang terjadi seperti tumbuhnya rambut kemaluan, rambut ketiak, bahkan juga berpengaruh pada emosional anak.

Apabila bunda sudah melihat tanda-tada itu sudah terjadi pada anak, bunda harus bersiap-siap untuk memberikan pemahaman kepada anak agar ia siap menghadapi menstruasi pertamanya nanti.

Menjelaskan Pada Anak Mengenai Menstruasi Pertama

Meskipun pengetahuan mengenai menstruasi pertama bisa anak cari sendiri di internet, tapi alangkah baiknya bila bunda yang memberitahukannya sendiri.

1.     Bicarakan Sejak Dini

Tidak perlu tunggu sampai anak mendapatkan haid pertamanya. Justru memberitahukan sejak dini bisa membantu anak untuk mempersiapkan dirinya. Sering kali anak-anak merasa ketakutan jika mendengar kata menstruasi.

Karena itulah bunda sebaiknya berdiskusi dengan anak bahwa menstruasi bukanlah hal yang menakutkan dan jangan lupa memberitahukan tentang perubahan apa yang akan terjadi pada tubuhnya nanti.

2.     Jangan Menjelaskan Terlalu Detail

Bagi perempuan yang sudah mengalami menstruasi pastinya sudah paham bagaimana sisi negatif dari tamu bulanan ini. Mulai dari jerawat, kram, payudara nyeri, sakit perut, mood berubah-ubah hingga kepada sindrom pra-menstruasi (PMS).

Tidak masalah bila bunda menjelaskan pada anak agar nantinya ia tidak terlalu panik menghadapinya. Namun penjelasan itu jangan terlalu detail agar tidak muncul rasa takut pada anak Anda.

3.     Pastikan Anak Membawa Perlengkapan Menstruasi

Ketika memasuki detik-detik menstruasi pertama, harap bunda memastikan anak untuk selalu membawa pembalut dan pakaian ganti bila hendak keluar rumah dalam waktu yang lama. Karena kedatangan tamu bulanan ini akan datang secara tidak terduga.

4.     Kenalkan Jenis-Jenis Pembalut

Di Indonesia pembalut lebih banyak digunakan orang ketimbang tampon. Karena kulit anak masih terlalu sensitif, pastikan bunda mengedukasi anak bagaimana cara memilih pembalut yang tepat. Pastikan bunda menyediakan pembalut yang tidak mengandung parfum dan zat berbahaya agar terhindar dari risiko iritasi pada vagina anak.

Jangan lupa juga mengajarkan anak bagaimana cara memasang pembalut yang tepat serta menggunakan pembalut yang panjang pada malam hari untuk mencegah darah tembus di tempat tidur.

5.     Ajarkan Kebersihan

Berikan pemahaman pada anak agar tetap menjaga kebersihan saat menjalani masa menstruasi seperti, membersihkan pembalut sebelum dibuang dan harus mengganti pembalutnya minimal 3-4 jam sekali. Beri tahu juga agar selalu membersihkan bagian kewanitaannya dengan baik.

Itulah beberapa hal penting yang wajib bunda beritahu pada anak sebelum mengalami menstruasi pertama. Sangat penting juga agar bunda memberikan peringatan pada anak untuk mulai menjaga dirinya dari pergaulan bebas. Tidak perlu berlebihan, cukup berikan pemahaman bagaimana dampak yang dapat terjadi bila hamil di luar nikah.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »