Cara Cermat Mengenal Gadai BPKB Mobil Perorangan Ilegal

Oktober 27, 2020


Gadai bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pinjaman uang dengan cepat. Tentunya tak asing dengan lembaga yang satu ini. Mereka menawarkan produk pinjaman yang kurang lebih hampir sama dengan produk kredit multiguna bank pada umumnya. Dimana nantinya Anda bisa mendapatkan pinjaman uang kesana, dengan nominal mulai dari ratusan ribu rupiah sampai dengan ratusan juta. Tergantung dari barang yang digadaikan tersebut. Gadai BPKB mobil perorangan termasuk salah satu yang banyak dipilih oleh masyarakat.

 

Sebenarnya produk pinjaman yang satu ini menguntungkan, karena memang prosesnya cepat dan juga berani memberikan pinjaman dalam jumlah yang tinggi. Apalagi jika seandainya yang digadaikan adalah BPKB kendaraan roda empat atau mobil. Namun pastikan juga bahwa Anda tak salah dalam memilih lembaga penerbitnya. Mengingat memang ada banyak sekali diantara lembaga tersebut yang tidak terpercaya atau ilegal. Sehingga beresiko untuk merugikan debiturnya.

 

Untuk itu penting sekali bagi Anda mengenal ciri-ciri lembaga gadai BPKB kendaraan yang ilegal berikut ini, yaitu:

 

1.    Tidak memiliki penaksir harga barang yang sudah tersertifikat, keberadaan dari seorang penaksir ini sangatlah penting agar bisa memberikan penilaian harga barang gadai secara obyektif. Biasanya pada gadai ilegal mereka tidak memiliki seorang penaksir yang sudah bersertifikat, sehingga hal tersebut dilakukan secara asal-asalan, bahkan tak jarang yang merugikan debitur. Karena penaksiran harga barang terlalu rendah dibandingkan dengan pasarannya.

2.    Suku bunga gadai tinggi, gadai terpercaya menerapkan suku bunga sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak terlalu tinggi sehingga justru merugikan debitur mereka. mengingat semakin tinggi suku bunga yang dikenakan oleh lembaga gadai tersebut. Secara otomatis hal ini membuat beban biaya yang harus dibayarkan oleh debitur juga semakin besar, jadi akan terasa sangat memberatkan.

3.    Barang gadai tidak dilindungi dengan asuransi, tanpa adanya perlindungan yang berasal dari asuransi kemungkinan besar jika terjadi kerusakan pada barang ini pihak gadai tidak akan mau bertanggung jawab, sehingga debitur lagi yang akan dirugikan. Sebaliknya, lembaga gadai yang terpercaya pasti akan mengasuransikan barang gadai nasabah mereka, sehingga aman jika terjadi kerusakan atau resiko hilang maka pihaknya akan bertanggungjawab.

4.    Tidak memiliki tempat penyimpanan barang gadai, tentunya sangat mencurigakan bukan jika seandainya lembaga gadai ini tidak dibekali dengan tempat menyimpan barang-barang nasabah mereka. Bisa jadi nantinya barang tersebut akan disalah gunakan atau justru resiko yang lainnya barang rusak karena asal dilakukan penyimpanan.

5.    Tidak transparan di dalam memberikan uang kelebihan gadai, padahal seharusnya ketika pemilik barang tak sanggup untuk menebusnya, maka barang yang dilelang dan sisanya akan diberikan kepada pemilik barang. Namun tidak dengan gadai ilegal, karena memang tidak transparan di dalam masalah keuangan tersebut.

6.    Belum terdaftar dalam OJK, melihat apakah lembaga gadai tersebut legal atau tidak sebenarnya sangat mudah, yaitu cukup dengan melihat apakah lembaga gadai tersebut telah terdaftar OJK ataukah belum, jika seandainya belum, maka mereka belum memenuhi standard keamanan yang sudah ditentukan. Jadi jangan asal menggadaikan barang kesana.


Itulah setidaknya 6 cara cermat membedakan antara lembaga gadai BPKB mobil perorangan yang legal dan juga ilegal. Jangan sampai salah pilih karena berhubungan dengan keamanan Anda. Hendaknya ketika barang sudah digadaikan usahakan sesegera mungkin mendapatkan uang untuk dapat menebusnya. Karena semakin lama hutang semakin besar, disertai dengan denda.



Artikel Terkait

Previous
Next Post »